Tercipta Maya untuk menjalani kenyataan.
Yang diberikan Tuhan untuk Maya.
Terlalu banyak nyawa menganggap Maya berbeda, atau itu memang bukan sekedar anggapan?
Maya lebih senang menyebutnya sesuatu yang spesial.
Maya tidak seperti kebanyakan.
Maya lemah tapi kuat rasanya.
Maya lemah tapi bahagia jiwanya.
Maya tak berdaya tapi besar harapannya.
Maya terus berharap pada kehidupan.
Tidak meminta lebih, cukup kekuatan dan pengharapan yang tak putus.
Semua orang bisa menulis, semua bisa bergerak bebas, tapi Maya....
Maya terkadang iri pada kebebasan, karena Maya tak mampu.
Maya ingin leluasa seperti kebanyakan nyawa di luar sana, tapi Maya....
Entah sampai kapan Maya berharap.
Entah kapan pula harapan ini memudar.
Selama itu masih ada, maka kekuatan Maya masih tersimpan.
Waktu terus berjalan, terus menua.
Kebebasan makin membara, tapi tidak dengan Maya.
Tuhan... sembuhkan Maya.
Berikan ia kekuatan layaknya nyawa yang bebas.
Yang terspesial dari Mu untuk Maya.
Kehidupan Maya.
filosofi nama blog gue ini terinspirasi dari sifat kukang yang lucu, imut dan pemalu. kenapa pake kata 'setengah'..?? karena gue ga pemalu...!! hahahaa
Tampilkan postingan dengan label #Kisah Lainnya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #Kisah Lainnya. Tampilkan semua postingan
Minggu, 13 Oktober 2013
Senin, 06 Mei 2013
Cerita di Mei Saya.
Alohaaaa...long time no see, guys...
sungguh sungguh sungguh rindu menggugah kalbu #ihiiiyyyy
bulan-bulan penuh kepenatan, hormon penyebab stress meningkat, otak morat-marit, yang tadinya keriting sekarang minta di rebonding.
Begini toh menyandang gelar "mahasiswa tingkat akhir" itu. harus skip semua kesenangan penyita waktu dan hanya tunduk pada tugas akhir. lalala~~~~~
dimulai dari PPL yang sebentar lagi berakhir #sedih :)))
Usulan proposal skripsi yang bakal segera diseminarkan #senang, dan skripsi yang siap membentang banner "WELCOME" di depan saya #nervous ~_~
mau cerita sekejap tentang PPL ya. saya PPL di SMK Pasundan 1 Bandung, tepatnya di jalan Balong Gede dekat ITC (hanya beberapa ratus meter dari terminal kalapa). untuk sampai di TKP, saya hanya butuh menempuh dengan sekali angkot saja. YA...!! SEKALI angkot sajaaaaaaa..... O,o
beginilah angkot di bandung. sekali ngangkot bisa langsung sampai tujuan. meski jarak tempuh waktunya sama seperti ketika saya pulang ke pekanbaru dari bandara soekarno-hatta via pesawat (red.1,5 jam). sebenarnya bisa ditempuh dengan 45 menit saja, tapi supir angkot nya sengaja mengulur-ulur waktu untuk bisa bersama saya lebih lama #Bohong #Fitnah #Fatamorgana =="
Ya, tentu saja yang saya ucapkan di atas itu bohong, sekali lagi, itu hanya candaan semata. anggap saja saya baru minum baygo* sebelum menulis kalimat itu. tidak ada something special antara saya dan para supir angkot kalapa-ledeng itu. *ini ciyus loooohhh*
ngomong-ngomong, banyak yang saya lalui selama PPL, selain bermimpi sebanyak 3x selama di angkot sanking lamanya perjalanan, sampai hati bergetar dipanggil "bu guru" oleh siswa #terharu
hati bergetar karena berasa tua dipanggil dengan sapaan "bu" T___T (ini juga bohong loh, bergetar karena merasa dihormati dan dihargai).
gak kerasa, beberapa minggu lagi PPL berakhir. sedih rasanya harus berpisah dengan siswa/i X Ak.2 itu. Dari mereka saya belajar banyak tentang Akuntansi (well, sungguh !! selama diperkuliahan, bisa dibilang Akuntansi saya ngambang). sekarang baru benar-benar saya rasakan "lancar kaji karena diulang" itu *sorak-sorai pom-pom*
Masalah pembimbing pun sudah bubye dari yang namanya galau, sudah move on, mbak broooo !!
Bapak pembimbing 1 dan ibu pembimbing 2 skripsi saya sudah bercerai dan hak asuh atas saya jatuh pada si ibu. he he he.... :D
cuma mau cerita sedikit aja ya...lanjut di sesion berikutnya. (kecup hangat dari kukang)
sungguh sungguh sungguh rindu menggugah kalbu #ihiiiyyyy
bulan-bulan penuh kepenatan, hormon penyebab stress meningkat, otak morat-marit, yang tadinya keriting sekarang minta di rebonding.
Begini toh menyandang gelar "mahasiswa tingkat akhir" itu. harus skip semua kesenangan penyita waktu dan hanya tunduk pada tugas akhir. lalala~~~~~
dimulai dari PPL yang sebentar lagi berakhir #sedih :)))
Usulan proposal skripsi yang bakal segera diseminarkan #senang, dan skripsi yang siap membentang banner "WELCOME" di depan saya #nervous ~_~
mau cerita sekejap tentang PPL ya. saya PPL di SMK Pasundan 1 Bandung, tepatnya di jalan Balong Gede dekat ITC (hanya beberapa ratus meter dari terminal kalapa). untuk sampai di TKP, saya hanya butuh menempuh dengan sekali angkot saja. YA...!! SEKALI angkot sajaaaaaaa..... O,o
beginilah angkot di bandung. sekali ngangkot bisa langsung sampai tujuan. meski jarak tempuh waktunya sama seperti ketika saya pulang ke pekanbaru dari bandara soekarno-hatta via pesawat (red.1,5 jam). sebenarnya bisa ditempuh dengan 45 menit saja, tapi supir angkot nya sengaja mengulur-ulur waktu untuk bisa bersama saya lebih lama #Bohong #Fitnah #Fatamorgana =="
Ya, tentu saja yang saya ucapkan di atas itu bohong, sekali lagi, itu hanya candaan semata. anggap saja saya baru minum baygo* sebelum menulis kalimat itu. tidak ada something special antara saya dan para supir angkot kalapa-ledeng itu. *ini ciyus loooohhh*
ngomong-ngomong, banyak yang saya lalui selama PPL, selain bermimpi sebanyak 3x selama di angkot sanking lamanya perjalanan, sampai hati bergetar dipanggil "bu guru" oleh siswa #terharu
hati bergetar karena berasa tua dipanggil dengan sapaan "bu" T___T (ini juga bohong loh, bergetar karena merasa dihormati dan dihargai).
gak kerasa, beberapa minggu lagi PPL berakhir. sedih rasanya harus berpisah dengan siswa/i X Ak.2 itu. Dari mereka saya belajar banyak tentang Akuntansi (well, sungguh !! selama diperkuliahan, bisa dibilang Akuntansi saya ngambang). sekarang baru benar-benar saya rasakan "lancar kaji karena diulang" itu *sorak-sorai pom-pom*
Masalah pembimbing pun sudah bubye dari yang namanya galau, sudah move on, mbak broooo !!
Bapak pembimbing 1 dan ibu pembimbing 2 skripsi saya sudah bercerai dan hak asuh atas saya jatuh pada si ibu. he he he.... :D
cuma mau cerita sedikit aja ya...lanjut di sesion berikutnya. (kecup hangat dari kukang)
Minggu, 12 Agustus 2012
Jiwa mu, separuh kisah ku yang lainnya.
Hai... senang sudah mendapatkan buku ini. mungkin aku bukan pecinta komik seperti kamu, tapi aku pecinta karya mu :)
Setiap kehidupan sudah akan memilih jalannya sendiri. setuju akan kalimat "YANG TERUCAP akan lenyap, yang tercatat akan teringat", itu sebabnya menulis adalah hobby ku, selain mendengar setiap ucapan mu lewat nada yang kemudian terukir di ingatan ku.
Terlepas dari segala perlakuan yang kau pilih, yaitu.... DIAM. Sejujurnya itu wujud kau mengungkapkan pada nyawa-nyawa bebas di luar sana. Miris memang... tapi kesucian yang mereka anggap suci itu tlah menistakan diri mu oleh mereka.
padahal siapa yang menyangka, bahwa putih tak selamanya putih...
satu kutipan yang pasti akan menjadi guru spiritual maya ku, "manusia diciptakan di dunia ini memang untuk bikin kesalahan, lalu memperbaiki diri. kalau semua orang sudah tidak bikin kesalahan lagi, maka semua ini akan dimatikan oleh Tuhan, karena tidak ada lagi tujuan kehidupan".
jadi ingat akan fungsi detergen ya? hehe...
tak selamanya duri di mawar itu mengganggu, justru itu yang membuatnya berbeda dengan kembang yang lain, yang mampu melindungi keindahannya, dan tak selamanya hitam mu menggelapkan segala. karena jika hitam lenyap, putih pun enggan berkibar. begitulah kehidupan...
kamu akan tetap menjadi salah satu inspirator dari berbelas jiwa lainnya yang pernah dan masih muncul di jalan ku. jika kau tidak di bandung, mungkin aku tak akan membuka tameng keberanian untuk menjadi mandiri ini. jauh dari pekanbaru, bermodal nekat dibubuhi usaha, akhirnya aku kuliah di bandung, dan itu adalah mimpi yang sempurna untuk hidup ini.
begitu banyak yang ingin ku tuang, tapi waktu yang terlampir atas kesediaan mu membaca ini ku rasa minim. aku hanya ingin kau tau, bahwa orang-orang yang memaki mu tak lebih banyak dari pada insan yang mencintai mu.
#Kisah Lainnya....
memberikan warna berbeda dari apa yang ku baca. Ada nyawa yang kau ciptakan untuk setiap goresan itu. Aku baru mengunjungi untuk halaman 61 ini, tapi semuanya terwakili rasa ku.Setiap kehidupan sudah akan memilih jalannya sendiri. setuju akan kalimat "YANG TERUCAP akan lenyap, yang tercatat akan teringat", itu sebabnya menulis adalah hobby ku, selain mendengar setiap ucapan mu lewat nada yang kemudian terukir di ingatan ku.
Terlepas dari segala perlakuan yang kau pilih, yaitu.... DIAM. Sejujurnya itu wujud kau mengungkapkan pada nyawa-nyawa bebas di luar sana. Miris memang... tapi kesucian yang mereka anggap suci itu tlah menistakan diri mu oleh mereka.
padahal siapa yang menyangka, bahwa putih tak selamanya putih...
satu kutipan yang pasti akan menjadi guru spiritual maya ku, "manusia diciptakan di dunia ini memang untuk bikin kesalahan, lalu memperbaiki diri. kalau semua orang sudah tidak bikin kesalahan lagi, maka semua ini akan dimatikan oleh Tuhan, karena tidak ada lagi tujuan kehidupan".
jadi ingat akan fungsi detergen ya? hehe...
tak selamanya duri di mawar itu mengganggu, justru itu yang membuatnya berbeda dengan kembang yang lain, yang mampu melindungi keindahannya, dan tak selamanya hitam mu menggelapkan segala. karena jika hitam lenyap, putih pun enggan berkibar. begitulah kehidupan...
kamu akan tetap menjadi salah satu inspirator dari berbelas jiwa lainnya yang pernah dan masih muncul di jalan ku. jika kau tidak di bandung, mungkin aku tak akan membuka tameng keberanian untuk menjadi mandiri ini. jauh dari pekanbaru, bermodal nekat dibubuhi usaha, akhirnya aku kuliah di bandung, dan itu adalah mimpi yang sempurna untuk hidup ini.
begitu banyak yang ingin ku tuang, tapi waktu yang terlampir atas kesediaan mu membaca ini ku rasa minim. aku hanya ingin kau tau, bahwa orang-orang yang memaki mu tak lebih banyak dari pada insan yang mencintai mu.
Berubahlah karena kau memang ingin..
jika perubahan itu membuat mu lebih baik, maka beruntunglah kau..
jangan kau mau menjadi merugi, apalagi celaka!
karena perubahan adalah dua jalan di persimpangan....
Langganan:
Postingan (Atom)