Tampilkan postingan dengan label UP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label UP. Tampilkan semua postingan

Selasa, 01 Oktober 2013

"You" and "Me" against the world.

Teruntuk senja yang menanti petang.
kini cahaya itu mulai memudar?
tunggu, memudar? hanya mindset.
lebih baik memandangnya lebih pekat, lebih kuat bercahaya.
karena cahaya tak pernah pudar, mereka hanya berpendar dan kemudian....
berkumpul pada satu titik.

Selamat menempuh fase baru, sahabat 10 tahun ku, Winda.
ini fase awal untuk kita menjadi kaya raya itu.
masih terus ingat akan cita-cita kita yang breakfast di indonesia, lunch di prancis dan dinner....??
hahaha....

tau kenapa judul ini "YOU and ME AGAINST THE WORLD" ??
bukan pada subjek yang berbeda, tapi ini diri kita, pribadi lebih tepatnya.
YOU = Masa kuliah
ME = Masa belajar
berbeda? jelas.
YOU and ME itu berbeda dunia. jika YOU meminta, maka ME memberi.
jangan berpikir sempit untuk semua permasalahan, mereka tidak akan bermasalah kalau kita tidak membuatnya menjadi "tokoh masalah". teringat sama kata-kata winda, "lebih tertegun itu justru setelah sidang". iya, lebih melihat kegamangan menghadapi dunia daripada menghadapi 3 dosen penguji. hahaha...

Sudah ditakdirkan jalan kita oleh NYA, entah itu melalui proses apapun, melalui sosok siapa, tapi itu jalan NYA. jangan banyak berkata TIDAK.

 "IDEALIS NAN REALISTIS, Right??"
Semoga akan ada persahabatan 10 tahun mendatang dan 10 tahun-10 tahun selanjutnya. Kita akan temukan kebahagiaan kita. Menjadi dan mencari sarjana, menjadi dan mencari orang kaya!

Senin, 27 Mei 2013

Cerita di Mei Saya bagian 2.

| Well done today !! ^^ X.Ak 2, thanks for everything. You did the best, guys ;) 
Ibu pada mu lah pokok nya *big hug* |

Yah, 27 Mei 2013, Finally....... :))
ujian PPL yang tertunda itu berjalan dengan lancar, bahkan lebih lancar dari jalan tol yang kabarnya tanpa traffic light itu. Serius ini ya, setelah ujian itu, suasana hati nano-nano. disatu sisi bahagia membahana karena satu step menuju S.Pd semakin dekat. tapi disisi lain, ada rasa haru meninggalkan siswa-siswa yang imut-imut itu.

Banyak hal yang dipelajari selama 5 bulan PPL ini. saya jadi tau bagaimana rasanya disapa dengan kata "bu guru" itu, saya juga tau bagaimana bersikap sebagai guru, dan juga yang saya tau, jadi guru itu memang tidak semudah yang dibayangkan, tapi tidak sesulit yang dirasakan juga ;)

Kita tinggalkan dulu kisah haru-biru menjadi guru. Mari lanjutkan journey of angkoterss itu.
5 bulan PP Ledeng-kalapa itu, membuat saya mengerti betul jalur, kriteria dan seluk-beluk dunia peraangkotan. saya tau mana supir yang pinter menyalip, mana yang "kasar" menyupir nya dan juga mana yang bekerja sebagai supir dari hati nan ikhlas.

berikut sedikit penjabaran dari dunia perangkotan yang saya teliti selama 5 bulan terakhir ini :

1) Supir yang pinter menyalip : kebanyakan dari mereka adalah yang berusia sekitar 30-35 tahun. kenapa demikian? pada usia-usia ini, mereka dianggap cukup stabil emosinya dalam mengendarai angkot. dibilang muda, tidak. dibilang tua juga, belum. jadi, pengalaman mereka di jalan sudah dianggap mumpuni, karena memang memulai karier menjadi tukang angkot itu biasanya dimulai ketika usia pertumbuhan mereka pada fase "ALAY" (fase pertumbuhan : bayi-balita-remaja muda-ALAY-dewasa). dalam menyalip kendaraan di depannya, supir yang pinter menyalip ini tidak akan membuat penumpangnya puyeng kelimpungan karena suka rem mendadak. 

2) supir yang "kasar" : jenis supir seperti ini berusia disekitaran usia "ALAY" tersebut. ciri-ciri penampilan fisik mereka itu, suka memakai tindik ditelinga, baju hitam-hitam, rambut kemerah-merahan kayak daun jagung yang dimusim panas, ceking, dan sering tidak mandi sepertinya -___-"
mereka ini menyupir seperti jalanan itu punya mbah kakung nya saja, mengendarai angkot seenak jidatnya, seolah-olah semua penumpang di angkot ini adalah BATU !!! 

3) supir yang ikhlas : nah, usia pada supir nan ikhlas ini biasanya sudah memasuki dewasa akhir. mereka mengendarai angkot dengan hati-hati, mengembalikan uang bayaran angkot sesuai ketentuan, tidak kasar menyupirnya dan tidak suka ngebut. namun supir angkot jenis seperti ini hampir punahh T___T

Perjalanan ledeng-kalapa itu sebenarrnya tidak terlalu jauh. bisa ditempuh dengan 45 menit. tapi kembali lagi pada jenis supir angkotnya. adakalanya ngetem adalah hobby tukang angkot kalapa-ledeng. kalau sudah begitu, waktu 1-1,5 jam harus ditelan ikhlas oleh para penumpang. 

satu hal juga yang perlu diketahui. cuaca ekstrim antara ledeng dan kalapa itu tidak bisa dipandang dengan mata berkedip. ledeng adalah daerah dataran tinggi, dimana dekat dengan lembang nan sejuk. sementara kalapa merupakan syurga nya matahari nan terik. jadi wajar saja, 1-1,5 jam berada di dalam angkot, membuat anda berasa seperti cilok rebus yyang empuk-empuk hangat T____T

Sekian kisah di Mei ini. sampai jumpa di juni yang indah ^_^
semoga ada kisah yang mengharu-biru lagi ya. Oh iya, mohon doanya teman-teman... 5 juni ini, InsyaAllah saya seminar proposal skripsi :)

Senin, 06 Mei 2013

Cerita di Mei Saya.

Alohaaaa...long time no see, guys...
sungguh sungguh sungguh rindu menggugah kalbu #ihiiiyyyy
bulan-bulan penuh kepenatan, hormon penyebab stress meningkat, otak morat-marit, yang tadinya keriting sekarang minta di rebonding.

Begini toh menyandang gelar "mahasiswa tingkat akhir" itu. harus skip semua kesenangan penyita waktu dan hanya tunduk pada tugas akhir. lalala~~~~~
dimulai dari PPL yang sebentar lagi berakhir #sedih :)))
Usulan proposal skripsi yang bakal segera diseminarkan #senang, dan skripsi yang siap membentang banner "WELCOME" di depan saya #nervous ~_~

mau cerita sekejap tentang PPL ya. saya PPL di SMK Pasundan 1 Bandung, tepatnya di jalan Balong Gede dekat ITC (hanya beberapa ratus meter dari terminal kalapa). untuk sampai di TKP, saya hanya butuh menempuh dengan sekali angkot saja. YA...!! SEKALI angkot sajaaaaaaa..... O,o

beginilah angkot di bandung. sekali ngangkot bisa langsung sampai tujuan. meski jarak tempuh waktunya sama seperti ketika saya pulang ke pekanbaru dari bandara soekarno-hatta via pesawat (red.1,5 jam). sebenarnya bisa ditempuh dengan 45 menit saja, tapi supir angkot nya sengaja mengulur-ulur waktu untuk bisa bersama saya lebih lama #Bohong #Fitnah #Fatamorgana =="

Ya, tentu saja yang saya ucapkan di atas itu bohong, sekali lagi, itu hanya candaan semata. anggap saja saya baru minum baygo* sebelum menulis kalimat itu. tidak ada something special antara saya dan para supir angkot kalapa-ledeng itu. *ini ciyus loooohhh*

ngomong-ngomong, banyak yang saya lalui selama PPL, selain bermimpi sebanyak 3x selama di angkot sanking lamanya perjalanan, sampai hati bergetar dipanggil "bu guru" oleh siswa #terharu
hati bergetar karena berasa tua dipanggil dengan sapaan "bu" T___T (ini juga bohong loh, bergetar karena merasa dihormati dan dihargai).

gak kerasa, beberapa minggu lagi PPL berakhir. sedih rasanya harus berpisah dengan siswa/i X Ak.2 itu. Dari mereka saya belajar banyak tentang Akuntansi (well, sungguh !! selama diperkuliahan, bisa dibilang Akuntansi saya ngambang). sekarang baru benar-benar saya rasakan "lancar kaji karena diulang" itu *sorak-sorai pom-pom*

Masalah pembimbing pun sudah bubye dari yang namanya galau, sudah move on, mbak broooo !!
Bapak pembimbing 1 dan ibu pembimbing 2 skripsi saya sudah bercerai dan hak asuh atas saya jatuh pada si ibu. he he he.... :D
cuma mau cerita sedikit aja ya...lanjut di sesion berikutnya. (kecup hangat dari kukang)